Admin STIPAS Keuskupan Agung Kupang
Menyambut 25 tahun STIPAS KAK, pelajar Kota Kupang mengikuti Lomba Tarian Kreasi tingkat SMA dan Fashion Show tingkat SD di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Sabtu (26/9/2026), untuk menampilkan bakat dan kreativitas.
STIPASKAK.AC.ID – Menyongsong perayaan 25 tahun Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAS) Keuskupan Agung Kupang (KAK), para pelajar di Kota Kupang menunjukkan bakat, kreativitas, dan rasa percaya diri melalui Lomba Tarian Kreasi tingkat SMA dan Fashion Show tingkat SD. Kegiatan ini berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Sabtu, 26 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan seperempat abad STIPAS KAK sekaligus ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri, mengembangkan potensi, serta menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya.
Ketua STIPAS Keuskupan Agung Kupang, RD. Dr. Florens Maxi Un Bria, S.Ag., M.Sos., mengatakan kegiatan seni dan kreativitas memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan generasi muda. Menurutnya, pendidikan tidak berhenti di ruang kelas.Anak-anak juga membutuhkan ruang untuk mengekspresikan diri dan mengembangkan potensi yang mereka miliki. “Kami memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengambil bagian dalam kegiatan ini. Kegiatan seperti ini merupakan salah satu bentuk kontribusi dalam mengembangkan kreativitas dan kemampuan anak-anak muda,” kata RD. Florens saat membuka kegiatan. Ia menilai keberanian tampil di depan publik, kemampuan bekerja sama, sportivitas, serta kreativitas merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter generasi muda.
Karena itu, STIPAS Keuskupan Agung Kupang memberikan ruang bagi para pelajar untuk menyalurkan bakat mereka melalui kegiatan yang edukatif dan kreatif. RD. Florens juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, panitia, sekolah, peserta, orang tua, pendamping, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.
8 SMA Ikut Lomba Tari, 27 Anak Tampil di Fashion Show Ketua Panitia, Valentinus K. Masan, mengatakan antusiasme peserta dalam kegiatan tersebut cukup tinggi. Untuk kategori Lomba Tarian Kreasi tingkat SMA, tercatat 8 SMA se-Kota Kupang ikut ambil bagian.
Masing-masing kelompok tampil dengan kreasi dan konsep tari yang mereka persiapkan. Kekompakan, kreativitas, ekspresi, hingga kemampuan menguasai panggung menjadi bagian dari penampilan para peserta. Sementara kategori Fashion Show tingkat SD diikuti 27 peserta. Anak-anak tampil percaya diri di hadapan juri dan penonton. Dengan karakter dan kreativitas masing-masing, mereka menjadikan panggung sebagai ruang untuk menunjukkan potensi diri. Valentinus menegaskan, tujuan kegiatan tidak semata-mata untuk menentukan siapa yang menjadi juara.
Sementara itu, Ketua Panitia, Valentinus K. Masan, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan. Lebih dari itu, perlombaan menjadi kesempatan bagi peserta untuk belajar berkompetisi secara sehat, membangun sportivitas, serta meningkatkan keberanian dan rasa percaya diri. Melalui kegiatan ini, STIPAS KAK berupaya menghadirkan ruang positif bagi anak-anak dan generasi muda di Kota Kupang agar dapat mengembangkan kreativitas dan menunjukkan potensi terbaik mereka.
Lebih dari itu, lomba tersebut diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi peserta untuk belajar berkompetisi secara sehat sekaligus membangun keberanian dan rasa percaya diri. “Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun keberanian, kreativitas, sportivitas, dan rasa percaya diri anak-anak serta generasi muda di Kota Kupang,” ujar Valentinus.
Semarakkan Perjalanan 25 Tahun STIPAS Lomba Tarian Kreasi dan Fashion Show ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyongsong 25 tahun STIPAS Keuskupan Agung Kupang. Momentum seperempat abad tersebut tidak hanya dirayakan sebagai perjalanan sebuah lembaga pendidikan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperluas keterlibatan STIPAS bersama masyarakat dan generasi muda. Melalui kegiatan seni dan kreativitas, STIPAS ingin menghadirkan ruang positif bagi anak-anak dan kaum muda untuk berkembang. Panggung di Rujab Wali Kota Kupang itu pun menjadi salah satu gambaran bahwa perayaan 25 tahun STIPAS tidak hanya berbicara tentang usia lembaga, tetapi juga tentang bagaimana pendidikan memberi ruang kepada generasi muda untuk berani tampil, berani berkreasi, dan berani menunjukkan potensi terbaik mereka.
Dengan semangat tersebut, rangkaian peringatan 25 tahun STIPAS Keuskupan Agung Kupang diharapkan terus menghadirkan kegiatan yang edukatif, kreatif, dan memberi dampak positif bagi masyarakat Kota Kupang.